Ketika Cinta Berpaling,Tetap Cintai Dirimu

Foto: Tribunnews.com

Hai bestieku yang sudah berkeluarga, apa kabar?

Semoga kabar kalian baik ya. Bagaiman hubungan dengan suami tetap terjaga, aman’kan ya. Hmm, dalam berumahtangga itu memang pasti ada ributnya. 1-4 tahun pernikahan biasanya dilewati dengan suasana romantisme. Apalagi jika belum ada anak, suami lebih care kepada pasangannya.

Begitupun istri masih care dengan suami. Semua diurus istri, mulai dari pakaian kantor disiapkan, makan disiapkan. Pokoknya suami tinggal terima beres deh. Bahkan ada istri yang masih mau loh bukain tali sepatu suaminya (ha…ha…ha..kaya cerita zaman dulu ya)

Nah, cerita akan menjadi berbeda ketika kehadiran anak sudah ada. Istri yang tadinya perhatian ke suami sudah bercabang pikirannya. Anak lebih penting diurus daripada suami.

“Aku sebel deh Dennise lihat istriku, sekarang perhatiannya hanya ke si kembar Farhan-Fadil saja. Aku gak diurus”, curhat Ahmad teman SMA-ku.

“Memang gak diurusnya seperti apa?”

“Biasanya nih semua aku dilayani. Perhatiannya ada, ini sekarang perhatian semua tercurah ke si kembar. Bahkan untuk bermesraan berdua saja dia suka nolak alasannya cape”

“Duh Ahmad kamu kebangetan ya, jeoulous dengan anak sendiri. Wajar dong kalau istrimu perhatiannya sekarang ke anak. Apalagi ini kembar,laki lagi. Harus ektra tenaga dan waktu. So itu alasanmu jadi selingkuh?”

“Yaaa….namanya laki-laki wajar’kan tidak dapat perhatian di rumah larinya keluar”

Baca juga: Kenali Sifat Suami yang Menyebalkan!

Bestie,

Cerita seperti ini sering ya kita dengar. Gara-gara istri kurang (bukan tidak perhatian) dijadikan alasan mencari wanita lain. Ini alasan klise yang menjadi pembenaran diri. Baru-baru ini terjadi di Semarang tepatnya tanggal 18 Juli 2022, seorang istri ditembak oleh orang tidak dikenal.

Aku yang sejak resmi menjadi ibu rumahtangga alias tidak bekerja lagi paling semangat nonton berita terutama di SERGAP RCTI setiap pagi itu wajib deh. Ya, namanya tinggal di rumah ya jarang keluar, informasi itu penting loh. Ingat dulu lagi bekerja benar-benar gak melek berita, ternyata satu komplek rumahku ada yang korban KDRT suaminya gara-gara si suami punya selingkuhan.

Masalahnya menjadi rame karena diliput media, suaminya menyiramkan air keras. Nah si Dennise yang rada sibuk ini baru engehnya setelah 2 minggu kejadian. Itu juga dari tukang sayur langganan yang lewat di rumah. Parah ya…

Kembali lagi ke cerita penembakan. Ini wanita ternyata adalah istri anggota TNI. Sejenak aku merenung, mungkin si suami punya musuh ya, sehingga istrinya jadi korban. Tidak terbersit dipikiranku bahwa suaminya yang bernama Kopda Muslimin sebagai dalang pembunuhan.

Bagaimana ceritanya?

Aha, aku coba rangkum ya. Istri yang bernama Rina Wulandari ini adalah ibu dari 3 anak. Kegiatan sehari-hari ibu rumahtangga yang mengurus anak dan suami. Berita santernya mengapa Kopda Muslimin nekad melakukan pembunuhan karena gak tahan sikap istrinya yang mengekang dan cerewet. Hanya itu?

Seperti ini ini hanya alasan yang dicari saja deh. Tetapi lebih tepatnya hal itu dilakukan pria berbadan tambun ini karena ada WIL alias Wanita Idaman Lain. Jadi si Kopda Muslimin sudah punya pacar. Mereka belum lama pacaran baru 7 bulanan. Tetapi rasa sayangnya itu pada wanita lain membutakan mata hatinya untuk merencanakan pembunuhan.

Baca juga: Hai Pelakor Apa Yang Kau Cari?

Foto: Sindonews.com

Ternyata sebelum di tembak Rina sudah pernah disantet dan diracuni (tentunya tanpa sepengetahuannya). Tapi namanya umur ditangan TUHAN ya, kalau yang diatas belum berkenan meninggal ya tidak meninggal. Termasuk ketika Rina ditembak. Mungkin secara pikiran manusia Rina akan meninggal, tetapi dari pemantauanku sampai berita ini diturunkan kondisi kesehatan ibu yang masih memiliki bayi semakin membaik.

Baca juga: Selingkuh Itu Indah Katanya (?)

Kemana Kopda Muslimin? akhirnya setelah 4 pembunuh bayaran tertangkap dan mengaku atas suruhan suami Rina, akhirnya pada tanggal 28/7/2022, meninggal karena bunuh diri. Ini terlihat dari busa yang keluar dari mulutnya.

Menurutku ini menjadi jalan pintas Muslimin. Karena dia pasti (jika menyerahkan diri) akan dikeluarkan dari instansi tempat bekerja, dihukum lama bahkan mungkin seumur hidup dan malunya ini loh terhadap keluarga.

Sifat manusia pada dasarnya adalah ego. Mau dia saja yang benar dan kalaupun salah hal yang dilakukan tetap ada pembelaan diri. Seperti cerita Muslimin. Menurutku, okelah istri cerewetnya super, galak, kalau memang tidak ada jalan keluar lebih baik divorce daripada merencanakan pembunuhan,

Baca juga:Divorce Terbaik?! Daripada Diselingkuhi

Bagaimana Nasib Rina?

Sampai berita ini aku tulis, kabarnya Rina semakin membaik pasca penembakan. Sudah tidak pasang ventilator, hanya pasang selang oksigen untuk bantu pernapasan dan daya ingatnya semakin pulih. Turut berempati dengan kondisi Rina. Apalagi setelah kepergiaan suaminya dia menjadi single mom untuk ketiga anaknya.

Kesehatan Mental Rina harus dijaga. Oh ya my bestie Siska Dwyta menuliskan tips: 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental Agar Ibu Tetap Waras. Ini penting banget untuk dibaca. Karena zaman sekarang ya, kita wajib menjaga kesehatan mental.

Baca juga: Waspada! Wanita Mudah Alami Depresi

Menurutku selagi kita masih hidup masalah itu pasti tetap ada. Yang masih single punya masalah, yang berkeluarga punya masalah. Hanya bagaimana cara kita menyikapi masalah itu sendiri. Mau dibawa enjoy atau terbeban.

Kalau boleh jujur nih ya, masalah wanita itu lebih banyak dari pria. Terutama wanita berkeluarga. Mulai dari masalah dirinya yang tiap bulan dapat haid, biasanya kondisi emosinya tidak stabil. Ditambah lagi kalau sudah ada anak. Punya anak 1 dengan 3 anak tentunya masalahnya berbeda. Anak yang masih kecil dengan yang sudah remaja seperti anak-anakku Rachel (24 tahun) dan Glory (22 tahun) tentunya berbeda.

Tetapi bagiku inilah hidup. Kalau boleh jujur nih, selama aku hidup sampai sekarang lebih banyak bahagianya daripada sedih (masalah) nya. So, saranku nih terutama untuk para wanita saat ada masalah, tetap Sayangi Diri, Love Yourself. Karena kalau bukan kita yang mencintai diri siapa lagi. Ya’kan bestie (D/s)

35 thoughts on “Ketika Cinta Berpaling,Tetap Cintai Dirimu”

  1. Kemarin itu saya pikir itu cerita pengalihan Kak Dennise, lah kok ceritanya mirip sinetron banget.
    Bisa-bisanya ada laki udah punya anak, sampai segitunya karena wanita lain.
    geram banget sih ya.
    Tapi ternyata itu nyata.
    Dohhh dunia ini memang makin aneh-aneh, yang biasa kita liat di sinetron, ada dong di dunia nyata hehehe

    Reply
  2. Ada yang bilang namanya pernikahan gak mungkin gak ada masalah. Setiap rumah tangga akan punya masalah masing-masing. Tetapi, memang jangan pula langsung terpikir selingkuh. Menyayangi diri sendiri juga gak boleh diabaikan

    Reply
  3. Istrinya hebat ya kak, masih dilindungi meski udah berkali2 coba dibunuh.

    Ngga habis pikir, sekelas aparat yang tau beratnya hukuman tapi masih nekat.

    Smoga kita slalu dilindungi dari orang2 jahat, ya kak 😇

    Reply
  4. Sungguh keterlaluan kalau dilihat dari kacamataku. Mau secerewet apapun seorang istri, pasti istri lebih mengutamakan kebaikan suaminya sih. Cuma memang kalau di hati suami sudah nggak ada lagi tempat untuk istrinya. Maka cerewetnya akan beda artinya.

    Kemarin sempat berbincang sama temanku yang notabene kami belum menikah. Sempat terbersit juga tentang kenapa nggak bercerai saja ketimbang harus membunuh dan berakhir bunuh diri.

    Tapi, kita nggak tahu persis bagaimana jalan pikiran si suami dalam kasus itu.

    Reply
  5. Egonya laki-laki, entah apa yang ada di pikiran Muslimin itu. Punya istri harusnya dibahagiakan, istri cerewet karena banyak urusannya. Dia lelah kadang dengan urusan rumah tangga, ngurus anak. Eh, suami yang harusnya jadi pelindung istrinya malah merencanakan pembunuhan. Semoga Rina segera puih dan diberikan kesehatan buat mengurus ketiga anaknya

    Reply
  6. Menurut saya, keharmonisan sebuah rumah tangga tergantung dari sikap suami sebagai kepala rumah tangga.
    Istri, wajib taat pada suami.
    Di sinilah pentingnya komunikasi antara suami dan istri untuk membangun komitmen yang sama, visi misi yang sama…

    Reply
  7. Iya kak saya ikut gemes ama kasus bapak tentara itu mbok ya kalau sdh tidak cinta sama estri dipulangin aja ke ortunya pisah baek2 jangan maen ilangin nyawa aja..itu sama aja bapak itu menciptakan neraka buat keturunannya ..pasti anaknya trauma sepanjang hayat liat kelakuan bapak nya yang kayk gitu

    Reply
  8. setuju banget

    semua harus dimulai dari diri sendiri (baik perempuan maupun pria) agar bisa mencintai diri dulu, agar bisa mencintai orang lain, termasuk pasangannyat

    Reply
  9. Ngikutin juga cerita ini. Huhu ikut miris. Segitunya ya cowok selingkuh. Sampe berniat bunuh istrinya. Kalo gak punya anak sih mungkin agak bisa diterima. Tapi dia punya anak. Gak mikir apa gimana anak-anaknya. Huhuhu, kemon ledis, seperti mbak Denise bilang, sayangi dirimu. Biarkan aja cowok-cowok yang kayak begitu.

    Reply
  10. Umur tidak ada yang tahu, begitu juga dengan perlindungan Tuhan ya kak..
    Semoga tidak ada lagi kisah seperti ini ya.

    Reply
  11. Agak ngeri yaa mba kasus rumah tangga jaman now, heran deh, kalo udah gak cocok mbok ya pisah baik-baik aja lah ya, gak perlu sampai berusaha menghilangkan nyawa orang hiks

    Reply
  12. Suami minta perhatian istri? Harusnya suami yang memberikan perhatian kepada istrinya. Capek tahu mengurus anak sendirian. Perlu diedukasi nih suami seperti ini. Jangan sampai deh kayak si muslimin ini. Kasihan istrinya.

    Reply
  13. Laki-laki kalau sudah kena cem-ceman memang jadi buta yaa..
    Ya mata hatinya, ya mata yang sebenernya.
    Aku gak bisa komen apa-apa, soalnya pasti jadi ngomel. Hanya saja ikut merasakan kesedihan yang luar biasa karena sebagai kepala keluarga, ada keegoisan yang muncul dan melupakan amanah yakni keluarga inti.

    Mungkin ini istrinya di posisi sudah tau kalau suaminya selingkuh yaa..
    Makanya sampai terjadi skenario mengerikan ini.
    Huhu..

    Reply
  14. Serem sih kak cerita nya, ternyata ada beneran di dunia nyata. Gak habis pikir sama orang yang seharusnya melindungi kita, malah ingin membunuh. Semoga kita dijauhkan dari orang orang yang jahat ya kak.

    Reply
  15. Sedih banget dengar alasan Klise macam itu. “Jajan diluar” karena kurangnya perhatian
    Padahal seorang istri sekaligus ibu itu sangat bekerja keras sekali memberikan yg terbaik bagi keluarganya
    Oh aku juga beberapa kali liat berita nya tuh. Ga habis pikir ko bisa2 nya tega mau melenyapkan istrinya sendiri

    Reply
  16. ini heboh banget ceritanya sampai diberitakan dimana-mana, memang bikin geleng-geleng kepala sih, banyak istighfar aja ya, semoga kita dijauhkan dari permasalahan dunia yang rumit seperti di atas

    Reply

Leave a Comment